Sejarah Munculnya Beasiswa Transmigrasi jenjang S1 dari KEMENDESA

Sejarah Munculnya Beasiswa Transmigrasi jenjang S1 dari KEMENDESA


Sejarah Beasiswa Transmigrasi

PMAT UIN RF - Segala sesuatu yang ada di dunia ini tentu memiliki sejarah. Sejarah merupakan sesuatu yang telah kita lewati. Segala sesuatu yang melatar belakangi terjadinya suatu kejadian juga merupakan sejarah. Begitu juga yang melatar belakangi adanya beasiswa transmigrasi juga merupakan sejarah.

Sejarah trasmigrasi tentu tidak lepas dari adanya daerah transmigrasi dan juga menteri yang menugrusi masalah transmigrasi itu sendiri. Siswono Yudo Husodo yang menjabat sebagai menteri transmigrasi kala itu, pada saat melakukan pendampingan di daerah transmigrasi beliau memikirkan nasib pendidikan anak-anak yang berada di daerah transmigrasi setelah mereka lulus SMA. Kita ketahui bahwasannya fasilitas pendidikan di daerah transmigrasi sangat tidak memadai, apalagi masalah perguruan tinggi. 


Berangkat dari pemikiran itu, Siswono Yudo Husodo membuat sebuah pertemuan yang mana pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa rektor dari PTN yang ada di Indonesia.  Pertemuan tersebut guna untuk membahas bagaimana kelanjutan pendidikan anak-anak dari daerah transmigran setelah mereka lulus SMA. Bapak Siswono menawarkan kepada rektor yang hadir pada pertemuan itu, bahwasannya siapa yang mau menampung dan memberikan fasilitas belajar kepada anak-anak dari daerah transmigrasi. Alhasil rektor dari Universitas JenderalSoedirman (UNSOED) yang menyanggupi untuk meneriwa tawaran tersebut.

Setelah rektor UNSOED menerima tawaran dari Bapak Siswono, selanjutanya melalui kerja sama tersebut MoU tahun 1994 ditandatangani untuk beasiswa anak transmigran. Jadi, beasiswa transmigrasi itu di mulai dari tahun 1994 sampai sekarang dan semoga beasiswa ini akan berlanjut hingga warga Indonesia bisa menempuh pendidikan tanpa adanya beasiswa, yang mana itu artinya warga Indonesia sudah memiliki kesejahteraan yang cukup.

Demikian sejarah mengenai beasiswa untuk anak-anak transmigran, semoga anak-anak terpilih yang mendapatkan beasiswa tersebut bisa memajukan Indonesia dari pinggiran, karena daerah transmigrsai itu identik dengan daerah pinggiran sebuah negara.
 
Read More